Agar Bunda Terhindar dari "BABY BLUES"

Selain bahagia menerima kehadiran si buah hati, para ibu umumnya sekaligus akan merasakan sedikit cemas, takut, sedih, atau bahkan kelelahan pasca persalinan. Perasaan-perasaan seperti ini tidak boleh diabaikan, karena bila terus menumpuk berpotensi menyebabkan Ibu mengalami sindrom BABY BLUES, yaitu suatu kondisi yang terjadi karena perubahan-perubahan hormon dalam tubuh sehingga mempengaruhi kondisi fisik dan perasaan Ibu.

Umumnya, BABY BLUES ini akan menghilang setelah 14 hari setelah persalinan. Tetapi karena beberapa sebab, sebagian Ibu bisa merasakannya lebih lama, bahkan berujung pada depresi.

Dalam bukunya "Pintar Merawat Bayi 0-12 Bulan", dr. Suririnah mengemukakan beberapa gejala baby blues pada Ibu, antara lain:

  • Dipenuhi perasaan sedih dan depresi yang disertai dengan menangis tanpa sebab
  • Tidak memiliki tenaga atau hanya sedikit saja.
  • Tidak dapat berkonsentrasi.
  • Ada perasaan bersalah dan tidak berharga.
  • Menjadi tidak tertarik dengan bayi atau menjadi terlalu memperhatikan dan khawatir terhadap bayi.
  • Berat badan meningkat disertai dengan makan berlebihan.
  • Berat badan menurun disertai tidak mau makan.
  • Ada perasaan takut menyakiti diri sendiri atau bayi.
  • Tidak dapat tidur atau tidur berlebihan.
  • Mengalami rasa sedih yang berkelanjutan


Nah, agar para Bunda terhindar atau pun mampu mengatasi depresi BABY BLUES ini, dr. Suririnah memberikan beberapa tips yang dapat dipraktekkan, yaitu:

  • Temukan seseorang untuk bertukar pikiran, untuk mengungkapkan rasa khawatir dan ketakutan Bunda.
  • Carilah waktu untuk diri sendiri, dan berikan kesenangan untuk diri sendiri.
  • Lakukan pekerjaan satu per satu dalam satu waktu. Tidak perlu melakukan semua pekerjaan rumah sekaligus secara paralel. Tidak perlu mengejar target semua pekerjaan rumah harus selesai dalam satu hari.
  • Beristirahatlah secukup mungkin. Biarkan Ayah atau anggota keluarga yang lain membantu membereskan pekerjaan rumah tangga dan mengurus si kecil untuk sementara.
  • Batasi waktu kunjungan dari teman atau pun kerabat. Berikan jeda 1 - 2 minggu pasca persalinan sebelum Bunda menerima kunjungan.
  • Bila perlu, bicarakan dan berkonsultasi lah dengan Dokter tentang masalah yang dihadapi Bunda, agar Dokter dapat merekomendasikan pertolongan profesional yang dibutuhkan.


Jangan biarkan Bunda berlama-lama larut dalam suasana dan perasaan yang tidak menyenangkan, yang dapat menimbulkan gejala-gejala BABY BLUES. Segera bicarakan dengan Ayah atau pun keluarga untuk mengatasinya.

Selamat berbahagia menyambut kelahiran si Buah Hati ya, Bunda. :)

1 Response to "Agar Bunda Terhindar dari "BABY BLUES""

  1. saya ibu irma seorang TKI DI SINGAPURA pengen pulang ke indo tapi gak ada ongkos sempat saya putus asah apalagi dengan keadaan susah gaji itupun buat biaya anak sekolah di kampung sedangkan hutang banyak sama majikan kebetulan saya buka-bukan internet mendapatkan nomor MBAH SERO katanya bisa bantu orang melunasi hutang melalui jalan togel dengan keadaan susah dan saya sudah bingun tidak mendapat solusi gimana cara untuk membayar hutang terpaksa saya hubungi MBAH dan minta angka bocoran karna di SINGAPURA ada pemasangan togel angka yang kemarin di berikan 4D ternyata betul-betul tembus 100% alhamdulillah dapat 250.juta dalam bentuk uang indo dan saya sudah bisa melunasi hutang 50.juta sama majikan sisanya rencana saya mau pulang kampung untuk buka usaha bagi saudarah-saudarah di indo maupun di luar negeri apabila punya masalah hutang sudah lama belum lunas jangan putus asah beliau bisa membantu meringankan masalah lansung hubungi nomor hp (-082-370-357-999-) MBAH SERO demikian kisah nyata dari saya tampah rekayasa atau silahkan buktikan sendiri..

    ReplyDelete