Setiap Ibu memiliki perjuangannya masing-masing. Namun dengan sering membaca atau pun mendengar kisah perjuangan dari Ibu lain, akan menambah semangat sekaligus menginspirasi dan memotivasi Ibu-ibu lain.
Berikut adalah kisah perjuangan 3 Ibu yang memiliki anak-anak istimewa.
1. Nancy Alliot
Nancy Alliot adalah ibunda Thomas yang penuh cinta kasih. Dia bukanlah seorang psikolog apalagi pakar pendidikan. Nancy hanyalah ibu rumah tangga biasa, seperti kebanyakan ibu-ibu pada zamannya, bahkan konon dia juga seorang single parent.
Nancy adalah ibu yang selalu memotivasi anaknya. Dia selalu mendorong Thomas untuk melakukan apa saja yang disukainya. Setiap kali thomas mengalami kesulitan, ibunya selalu berkata, "Thomas kamu anak yang hebat, Nak. Kamu pasti bisa menemukan jawabannya! Mommy percaya itu, Nak!".
Setiap kali Thomas berhasil menemukan jawaban dari masalahnya, Nancy selalu dengan antusias menanggapi cerita anaknya. Dia selalu berapi-api menanyakan bagaimana sampai akhirnya Thomas berhasil menemukan jawabannya. Nancy juga selalu memeluk Thomas manakala dia berhasil melakukan sesuatu sambil mengucapkan, "Kamu memang anak kebanggaan Mommy, Nak."
Suatu ketika Thomas sedang mempelajari campuran-campuran kimia yang dibuatnya dan dia tidak tahu nama bahan-bahannya. Lalu, dia bertanya kepada Mommy-nya, dengan jujur Nancy berkata, "Thomas sayang, Mommy tidak tahu semua yang kamu tanyakan, tapi mommy tahu siapa orang yang bisa menjelaskan semua ini kepada kamu." Diajaklah Thomas kecil bertemu seorang ahli kimia di kotanya.
Begitulah kejadian serupa terjadi berulang-ulang. Ibunda Thomas selalu jujur mengatakan keterbatasannya, tetapi dia selalu memberi jalan keluar bagi anaknya. Termasuk ketika pertanyaan Thomas tidak bisa dijawab oleh siapapun, Nancy sibuk mengantarkan Thomas mencari buku/referensi yang bisa menjelaskan seluruh keingintahuan anaknya.
Sayangnya, setelah berusaha berbulan-bulan, buku yang dicari tak juga ditemukan. Namun, Nancy tidak pernah patah semangat, melainkan justru membakar semangat anaknya dengan kata-kata yang begitu menginpirasi, "Thomas anakku sayang, kita telah buktikan bahwa tak seorang pun bisa menjawab semua ini dan tak satu buku pun pernah ditulis orang tentang hal ini. Thomas sayang, kamu tahu apa artinya? Ya ... itu artinya kamulah yang diminta Tuhan untuk menemukannya bagi orang lain. Ayo Nak! Kamu coba dan coba terus, Mommy yakin suatu saat kamu pasti berhasil!" Thomas begitu terinspirasi oleh setiap ucapan ibunya. Cara-cara mendidik inilah yang telah membuat Thomas menjadi manusia luar biasa.
Coba bayangkan, suatu ketika Thomas berhasil menemukan lampu pijar, setelah dengan susah payah melakukan percobaan hingga 999 kali. Kabar ini terdengar oleh surat kabar setempat dan besoknya muncul di halaman depan dengan judul, "Thomas Alfa Edison, akhirnya berhasil membuat lampu pijar yang tahan selama berhari-hari setelah dia mengalami 999 kali kegagalan menemukan logam yang cocok digunakan untuk lampu pijarnya."
Thomas kaget luar biasa membaca headline berita itu. Segera saja dia datangi kantor redaksinya dan melayangkan protes atas pemberitaan yang tidak tepat. Bukan main kagetnya sang redaktur, dimana letak kesalahan berita itu. Esok paginya, pada surat kabar yang sama keluarlah ralat yang berbunyi "Thomas Alfa Edison, akhirnya berhasil membuat lampu pijar yang tahan berhari-hari setelah dia berhasil menemukan logam 999 logam yang tidak cocok digunakan untuk lampu pijarnya".
2. Marcia Thomas
Seorang ibu yang berasal dari Memphis, Tennesse yang dikutip oleh Jim Trelease dalam bukunya The Read Aloud Handbook.
"Anak kami, Jennifer, lahir pada bulan September 1984. Jennifer lahir dengan down syndrome. Pada usia dua bulan, kami diberi tahu bahwa Jennifer hampir mengalami kebutaan, tuli dan keterbelakangan mental yang parah. Setelah kami membaca buku The Read Aloud Handbook tentang pentingnya membacakan buku kepada anak, kami memutuskan untuk memberikan "diet" kepada anak kami dengan sekurang-kurangnya membacakan sepuluh buku sehari. Ketika itu, Jennifer harus menjalani rawat inap di rumah sakit selama tujuh minggu karena jantung dan bedah korektif. Kami mulai membacakan buku kepadanya saat ia masih menjalani perawatan intensif dan saat kami tidak bisa menemaninya, kami meninggalkan tape berisi rekaman cerita dan meminta kepada perawat untuk menghidupkannya untuk anak kami."
Usaha yang dilakukan Marcia Thomas ini ternyata tidak sia-sia. Memasuki usia SD, anaknya selalu memperoleh nilai tertinggi untuk pelajaran membaca. Tidak ada kegemaran yang lebih disukai oleh Jennifer melebihi membaca.
3. Ibu dari Naoki Higashida
"Tidak masalah menjadi orang autistik. Aku pun tidak dapat membedakan antara menjadi autistik dan tidak. Karena aku tidak pernah mengalami menjadi orang 'normal'. Tapi aku bahagia dengan diriku, dan aku rasa itu adalah tujuan hidup semua orang, menjadi bahagia dengan dirinya."
Kurang lebih pesan itu yang berusaha disuarakan oleh seorang remaja autistik dalam bukunya yang berjudul The Reason I Jump: One Boy's Voice from the silence of Autism. Naoki Higashida, saat menulis bukunya tersebut, baru berumur tiga belas tahun. Naoki di diagnosis autistik ketika berumur lima tahun.
Dengan bantuan fasilitator komunikasi, yaitu ibunya sendiri, dan Keiko Yoshida serta David Mitchell sebagai penerjemah, curahan hatinya di kompilasi menjadi sebuah buku yang membuka mata banyak orang di berbagai belahan dunia akan gejolak hati dan perasaan seorang laki-laki autistik non verbal.
Naoki menulis dalam bukunya bahwa kegalauan terbesarnya justru bukan kondisi autistiknya, yang membuatnya mengalami kesulitan dalam berkomunikasi dengan orang lain terutama secara verbal. Yang membuatnya galau adalah pemikiran bahwa kondisinya membuat orang-orang terdekatnya mengalami kesulitan karena dirinya.
Wah, luar biasa sekali ya keteguhan hati dan penerimaan ketiga Ibu tersebut pada anak-anaknya yang terlahir ISTIMEWA tersebut. Di saat orang-orang lain memandang remeh dan menganggap anak-anak tersebut adalah sebuah "produk gagal", mereka terus maju mendorong anak-anaknya untuk menemukan minat bakat dan potensi unik yang dikaruniakan Tuhan padanya.
Semoga kisah ketiga Ibu hebat ini mampu menginspirasi kita semua agar tidak mudah menyerah dan terus mendampingi tumbuh kembang anak-anak kita bagaimana pun kondisi mereka.
Teruslah berjuang, Bu!
------------
Referensi:
- Tuhan TIdak Salah Desain, Ning Nathan, GPU, 2016
- Pojok Bermain Anak, Umama, Stiletto Book, 2016
- Ayah Edy Punya Cerita, Ayah Edy, Noura Books, 2014

ASS..WR.WB.SAYA PAK ALERSKY TKI BRUNAY DARUSALAM INGIN BERTERIMA KASIH BANYAK KEPADA EYANG WORO MANGGOLO,YANG SUDAH MEMBANTU ORANG TUA SAYA KARNA SELAMA INI ORANG TUA SAYA SEDANG TERLILIT HUTANG YANG BANYAK,BERKAT BANTUAN AKI SEKARAN ORANG TUA SAYA SUDAH BISA MELUNASI SEMUA HUTAN2NYA,DAN SAWAH YANG DULUNYA SEMPAT DI GADAIKAN SEKARAN ALHAMDULILLAH SUDAH BISA DI TEBUS KEMBALI,ITU SEMUA ATAS BANTUAN EYANG WORO MANGGOLO MEMBERIKAN ANGKA RITUALNYA KEPADA KAMI DAN TIDAK DI SANGKA SANGKA TERNYATA BERHASIL,BAGI ANDA YANG INGIN DIBANTU SAMA SEPERTI KAMI SILAHKAN HUBUNGI NO HP EYANG WORO MANGGOLO (0823-9177-2208) JANGAN ANDA RAGU ANGKA RITUAL EYANG WORO MANGGOLO SELALU TEPAT DAN TERBUKTI INI BUKAN REKAYASA SAYA SUDAH MEMBUKTIKAN NYA TERIMAH KASIH
ReplyDeleteNO HP EYANG WORO MANGGOLO (0823-9177-2208)
BUTUH ANGKA GHOIB HASIL RTUAL EYANG WORO MANGGOLO
angka;GHOIB: singapura
angka;GHOIB: hongkong
angka;GHOIB; malaysia
angka;GHOIB; toto magnum
angka”GHOIB; laos…
angka”GHOIB; macau
angka”GHOIB; sidney
angka”GHOIB: vietnam
angka”GHOIB: korea
angka”GHOIB: brunei
angka”GHOIB: china
angka”GHOIB: thailand
ANGKA TOGEL JITU 2D 3D 4D 5D 6D
0823-9177-2208
saya pak alresky posisi sekarang di malaysia
bekerja sebagai BURU BANGUNAN gaji tidak