Jika Anak Selalu Ingin ditemani orang tua di awal sekolah



Ayah Bunda yang bijaksana, hal ini biasanya terjadi pada anak-anak saat baru masuk sekolah atau berada di lingkungan baru. Pada saat anak diperkenalkan pada sekolahnya, ada yang langsung cair
dan berbaur. Namun, ada juga yang masih menangis dan ingin ditemani orangtuanya. Hal tersebut tidak perlu dikhawatirkan karena wajar. Setiap orang yang berada di lingkungan baru dengan orang-orang yang tidak dikenalnya pastilah memunculkan rasa tidak nyaman. Akan tetap, jika anak sudah mulai mengenal teman-teman, guru, dan lingkungan barunya, biasanya ia bersedia untuk ditinggal

Tiap anak tentu memiliki masa adaptasi yang berbeda-beda sesuai dengan tipologinya masing masing.
kalau anak belum mau ditinggal orangtuanya, tidak apa-apa. Temanilah saja sampai ia mulai me-ngenal dan percaya pada orang-orang baru di sekitarnya sehingga pada akhirnya, ia mau di tinggal. Ini adalah sebuah proses alami  yang harus dilalui untuk beradaptasi dengan barunya.

Bisa dibayangkan, tentu bukan hal yang mudah bagi anak yang biasa di rumah, lalu harus menghadapi orang baru, teman baru, dan suasana yang baru. Secara psikologis, manusia merasa kurang nyaman dengan lingkungan baru. Selama proses itu, ia perllu orang yang dikenal dari lingkungan lamanya sampai ia merasa nyaman.

Perasaan sebenarnya dirasakan oleh orang dewasa. bukan? seseorang harus tinggal di lain atau bahkan negeri yang baru pertama kali ia datangi pasti ada perasaan tidak nyaman dan mencari teman-teman sekampung atau senegaranya Apalagi anak kita. Nah, lama atau tidaknya proses ditunggui tergantung dari tipe anaknya. Ada anak yang tipenya mandiri. ada juga yang lengket dan tergantung pola didik orangtuanya selama ini. Begitu juga tipe orangtuanya, ada orangtua yang biasa memandirikan anak, tetapi ada juga yang terlalu memanjakan sehingga anak tergantung padanya.

Untuk mengatasi hal ini, selain peran orangtua, sekolah juga sebaiknya tidak langsung memisahkan anak dari orangtuanya di awal masuk sekolah. Kalau sampai sekolah memaksa, orangtua bisa memberi masukan pada sekolah. Proses menemani dapat diawali dengan berada bersama di dalam kelas. Jika anak sudah merasa nyaman, Anda bisa menung.di luar kelas, sambil sesekali menunjukkan keberadaan
Anda kepadanya. Lanjutkan prosesi ini terus hingga ia tidak lagi memedulikan keberadaan Anda. Jika sudah sampai pada tahap tersebut, saat itulah seorang anak siap ditinggal di sekolah. Akan tetapi, jika anak mau ditemani terus menerus dalam jangka waktu yang cukup lama, kemungkinan ada yang salah
dengan orangtua atau sekolahnya. Bisa jadi gurunya kasar atau tidak ramah sehingga ia merasa lebih nyaman untuk terus bersama ibunya. Atau, bisa juga karena gurunya membiarkan ada temannya
yang mengejek atau mengganggu (bullying sehingga anak merasa idak nyaman. ladi jangan selalu menyalahkan anaknya, Berilah anak rasa aman dan tidak meluncurkan peluru negatif seperti, "Kamu kan sudah besar kok masih takut seperti anak kecil. Hal ini bukan membangun, tetapi justru menghancurkan
perasaan dan kepercayaan diri anak.

0 Response to "Jika Anak Selalu Ingin ditemani orang tua di awal sekolah"

Post a Comment